Moodboard Brand
Logo dibuat flat — satu warna solid, tanpa gradasi brushed-metal. Versi flat bisa dicetak satu tinta, tidak pecah saat diperkecil, dan gampang dipindah ke SVG nanti. Gradasi bisa ditambahkan belakangan kalau memang dibutuhkan.
Satu pilihan saja: lockup gold penuh di atas hitam. Ini arah yang sudah berjalan di aplikasi dan signage.
Lotus dan seluruh tulisan memakai Gold Primary. Tidak ada warna kedua di latar gelap.
Gradasi berjalan dari warna asli menuju versi terangnya — tidak ada ujung hitam — ditambah tekstur halus dua lapis supaya permukaannya terasa logam. Marmer bukan bidang rata, jadi kontras di atasnya berayun; angka di bawah adalah median terukur per piksel pada posisi logo benar-benar ditempatkan, bukan perbandingan rerata warna.
Ini yang dipakai untuk dark mode. Overlay hitam 40% di atas marmer menenangkan uratnya yang terang, dan bayangan hitam menambah pemisahan dari urat itu.
Ditampilkan sebagai pembanding, bukan pilihan. Tanpa overlay, urat marmer yang terang memotong tagline dan dua pertiga permukaan logo jatuh di bawah ambang.
Copper terlalu gelap untuk latar gelap; taglinenya nyaris lenyap. Ditampilkan supaya jelas bahwa copper adalah warna latar terang saja, bukan pilihan yang terlewat.
Lima dari enam foto eksterior Padma Loft diambil saat senja atau malam, jadi foto-foto ini memang wilayah varian gold. Scrim-nya bukan lapisan rata melainkan gradasi radial — pekat di tengah tempat lockup berdiri, membuka di cincin tengah supaya fotonya tetap terbaca, lalu menggelap lagi di tepi sebagai vignette. Lebih hidup sekaligus lebih kontras daripada scrim rata. Foto siang dipekatkan lebih jauh karena cincin tengahnya terlalu terang.
Foto paling gelap dari keenamnya, jadi scrim tipis pun sudah cukup.
Paling lapang marginnya. Lampu hangat koridor senada dengan gold.
Satu-satunya bidikan siang. Dengan scrim 35% masih 23% gagal, jadi dinaikkan ke 50%.
Splash screen, PWA, signage bercahaya, plakat pintu, materi digital malam.
Gold tidak dipakai di sini — di atas putih rasio kontrasnya cuma 2,24:1 dan lockup-nya pudar. Ketiga kandidat memakai lockup yang sama, bedanya hanya pewarnaan. A dan C diputuskan dipakai; B tetap disimpan sebagai varian utilitas cetak.
Dipakai untuk marmer putih dan latar terang polos — dalam versi flat, bukan gradasi. Paling hangat dan paling dekat dengan kesan logam emas.
Tidak dipilih sebagai wajah tema terang karena tanpa copper identitasnya jadi netral. Tetap dipakai untuk cetak satu tinta, fotokopi, dan faks.
Dipakai untuk marmer krem — di sana dalam versi gradasi bertekstur. Lotus mendapat warna, nama tetap setegas mungkin.
Angka di sini diukur ulang per piksel pada posisi logo sebenarnya. Metode sebelumnya membandingkan rerata warna dan hasilnya terlalu optimis — di atas marmer yang bertekstur, kontras berayun jauh dan reratanya menyembunyikan itu.
Angka terbaik di marmer terang dan tidak menambah warna ke palet, tapi tidak dipilih karena tanpa copper identitasnya jadi netral. Tetap disimpan sebagai varian utilitas untuk cetak satu tinta dan fotokopi.
Namanya terbaca sempurna. Lotusnya 3,69:1 — di bawah ambang teks, tapi lotus elemen grafis yang ambangnya 3:1, jadi sah. Perlu dicatat 19% permukaan lotus masih turun di bawah 3:1 di area urat yang terang.
Versi copper ini sekarang memakai gradasi bertekstur yang sama dengan penerapan lain, sehingga permukaan logonya terasa lebih hidup di atas marmer putih.
Foto yang sama dipakai untuk mode terang dengan varian resminya: lotus copper dan wordmark hitam, versi gradasi bertekstur. Scrim radial putih menjaga logo tetap terbaca di atas foto, sementara glow putih membantu memisahkannya dari detail arsitektur.
Scrim putih memucatkan foto jadi latar, lalu gradasi copper bertekstur memberi permukaan logo sedikit kilau tanpa kehilangan karakter materialnya.
Di foto yang lebih ramai, scrim putih dan glow menjaga lockup tetap terpisah dari detail koridor, sementara tekstur gradasinya tetap terlihat halus.
Booklet tamu, formulir, kop surat, menu, signage cetak, dan mode terang aplikasi.